Banyak sekali hal-hal yang membuat tersadar setelah membaca buku ini
Homo Deus: Masa Depan Umat Manusia
Masuk sebagai member untuk mulai membaca dan menyimpan progres.
Silakan masuk untuk mengakses fitur baca.
Ringkasan
Yuval Noah Harari melanjutkan benang besar setelah Sapiens lewat Homo Deus, bukan lagi “dari mana kita datang”, tapi “ke mana kita menuju”. Ia mengajak pembaca menengok masa depan ketika manusia merasa sudah cukup sukses menaklukkan banyak musuh lama seperti kelaparan, wabah, dan perang—lalu mulai mengejar target baru yang lebih “dewa”: umur panjang, kebahagiaan yang bisa direkayasa, sampai upgrade kemampuan manusia lewat bioteknologi dan AI.
Yang bikin buku ini seru, Harari menulis dengan gaya naratif yang enteng, tapi pertanyaannya berat: kalau algoritma bisa mengenal kita lebih baik daripada kita mengenal diri sendiri, apa yang tersisa dari kehendak bebas? Dan kalau “humanisme” yang selama ini jadi pusat dunia mulai digeser oleh data dan teknologi, siapa yang akan memegang kendali manusia, atau sistem yang kita bangun sendiri?
Ulasan Pembaca
Tulis ulasan Anda
Silakan masuk untuk menulis ulasan.
Buku Serupa
Lihat semua
The Coming Swarm: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
LikeWar: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Seni Hidup Tenang di Usia Muda
Genre sama
Girl, Interrupted: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Di Bawah Lentera Merah
Genre sama
Talking to My Daughter About the Economy: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
The Undercover Economist Strikes Back: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Islam Tuhan, Islam Manusia
Genre sama
The Coming Swarm: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
LikeWar: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Seni Hidup Tenang di Usia Muda
Genre sama
Girl, Interrupted: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Di Bawah Lentera Merah
Genre sama
Talking to My Daughter About the Economy: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
The Undercover Economist Strikes Back: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama