Marxisme dan Ketuhanan Yang Maha Esa

Marxisme dan Ketuhanan Yang Maha Esa

Martin Suryajaya dkk
0 (0)
Tahun2016 PenerbitPustaka IndoPROGRESS BahasaIndonesia
Akses tersedia

Masuk sebagai member untuk mulai membaca dan menyimpan progres.

Masuk untuk Baca

Silakan masuk untuk mengakses fitur baca.

Gambaran Isi

Ringkasan

Di buku Marxisme dan Ketuhanan Yang Maha Esa, pertanyaannya simpel tapi sensitif: kalau seseorang memakai nalar Marxis, apakah otomatis harus menolak Tuhan dan agama? Buku ini menjawabnya dengan cara yang tidak “ceramah” dan tidak pula jadi debat kusir. Ia mengajak pembaca melihat bahwa pembicaraan tentang ketuhanan bisa dibawa ke ranah yang lebih serius: ranah filsafat, logika, dan materialisme kontemporer, di mana “Tuhan” dibahas sebagai konsep yang bisa dipetakan, diuji, dan diperdebatkan secara argumentatif.

Isinya berupa rangkaian tulisan yang saling menanggapi: Martin Suryajaya memulai dengan gagasan “berteologi” dari dalam Marxisme, lalu Muhammad Ridha dan Hizkia Yosie Polimpung masuk dengan bantahan/variasi argumen, sebelum Suryajaya kembali merapikan peta perdebatan itu. Jadi kamu bisa mengikuti alurnya seperti pertandingan ide: satu pihak melempar konsep, pihak lain menguji kelemahannya, lalu dibangun ulang. Hasil akhirnya bukan jawaban tunggal, melainkan cara baca baru—baik untuk pembaca yang penasaran pada Marxisme, maupun yang ingin memahami bagaimana tema ketuhanan bisa dibahas tanpa takut pada label.

Suara Pembaca

Ulasan Pembaca

Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.


Tulis ulasan Anda

Silakan masuk untuk menulis ulasan.

Buku Serupa

Lihat semua