Jejak Langkah
Masuk sebagai member untuk mulai membaca dan menyimpan progres.
Silakan masuk untuk mengakses fitur baca.
Ringkasan
Di Jejak Langkah, buku ketiga Tetralogi Pulau Buru, Minke meninggalkan Surabaya dan beralih ke Batavia pada awal abad ke-20. Ia masuk STOVIA, sekolah kedokteran pribumi, dan dari sana matanya makin terbuka pada wajah kolonialisme yang kian gamblang: aturan rasis, diskriminasi di ruang belajar, serta kehidupan kota yang penuh jurang kelas. Pendidikan bukan lagi sekadar cara “naik derajat”, tetapi jendela untuk melihat bagaimana kekuasaan bekerja dan siapa saja yang digilas olehnya.
Jejak Langkah adalah fase ketika Minke mulai benar-benar masuk ke arena pergerakan nasional. Ia menulis di surat kabar, ikut mengorganisir orang-orang pribumi, dan terlibat dalam kelahiran berbagai organisasi modern yang kelak disebut sebagai cikal bakal nasionalisme Indonesia. Roman ini terasa padat tapi hidup: penuh rapat, debat, perselisihan, dan kompromi, sambil menunjukkan bahwa perlawanan tidak selalu hadir sebagai angkat senjata, tetapi juga sebagai kata-kata yang dicetak dan disebarkan ke sebanyak mungkin pembaca.
Ulasan Pembaca
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.
Tulis ulasan Anda
Silakan masuk untuk menulis ulasan.
Buku Serupa
Lihat semua
Dune Messiah (Dune: Mesias): Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
The Magician’s Nephew (Keponakan Penyihir): Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Supernova: Petir
Genre sama
The Alchemist: Sang Alkemis
Genre sama
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Genre sama
Saman
Genre sama
1984: Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Musashi, Edisi Lengkap
Genre sama
Dune Messiah (Dune: Mesias): Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
The Magician’s Nephew (Keponakan Penyihir): Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Supernova: Petir
Genre sama
The Alchemist: Sang Alkemis
Genre sama
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Genre sama
Saman
Genre sama