Moby Dick
Masuk sebagai member untuk mulai membaca dan menyimpan progres.
Silakan masuk untuk mengakses fitur baca.
Ringkasan
Herman Melville membuka Moby-Dick dengan kalimat legendaris “Call me Ishmael.” Dari situ, kamu diajak naik ke kapal Pequod dan masuk ke obsesi Kapten Ahab, pria yang menjadikan hidupnya satu misi: memburu paus putih raksasa, Moby Dick, yang pernah merenggut kakinya. Ini bukan sekadar berburu, ini dendam yang sudah berubah jadi keyakinan.
Yang bikin Moby-Dick terasa “besar” bukan cuma adegan laut dan perburuan, tapi lapisannya: renungan, simbol, detail dunia perburuan paus, sampai pertanyaan tentang takdir dan kegilaan. Kadang puitis, kadang liar, tapi kalau kamu suka novel klasik yang bikin kamu merasa sedang menghadapi samudra—luas, indah, dan mengintimidasi—ini salah satu yang paling ikonik.
Ulasan Pembaca
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.
Tulis ulasan Anda
Silakan masuk untuk menulis ulasan.
Buku Serupa
Lihat semua
The Girl Who Played with Fire
Genre sama
Crime and Punishment
Genre sama
Dune Messiah (Dune: Mesias): Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
The Magician’s Nephew (Keponakan Penyihir): Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Supernova: Petir
Genre sama
The Alchemist: Sang Alkemis
Genre sama
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Genre sama
The Lord of the Rings #1: The Fellowship of the Ring (Sembilan Pembawa Cincin)
Genre sama
The Girl Who Played with Fire
Genre sama
Crime and Punishment
Genre sama
Dune Messiah (Dune: Mesias): Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
The Magician’s Nephew (Keponakan Penyihir): Edisi Bahasa Indonesia
Genre sama
Supernova: Petir
Genre sama
The Alchemist: Sang Alkemis
Genre sama